Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Israel Mulai Mempersenjatai Warga Sipil Yahudi Ultra Ortodoks Untuk Memerangi Palestina


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibQmhcnhuoE4FiSzhb9_mp8IgbVjw4qYcRqNx6KPoSfs2-nBlQtDpQFTVyT0Om6I_YbNy1w1444VbdTxf-wou_sQbIJ7pfUFav70adYxYMMtGvlTNS_u-Q9EvUGviIsYT4BgFqdP8FanlK/s1600/hared.jpg


PIHAK berwenang Israel mulai mempersenjatai warga ultra-ortodoks Yahudi, menyusul gelombang baru serangan di Israel, kata surat kabar Yediot Ahranot melaporkan Selasa kemarin (15/12/2015).
Menurut Yediot, warga Palestina tahu bahwa orang-orang Yahudi Ultra-Ortodoks sering tidak memiliki senjata. Hal ini menjelaskan mengapa mereka adalah target utama untuk diserang, klaim surat kabar tersebut.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Israel, Gilad Erdan memprakarsai langkah ini demi meringankan proses permohonan izin senjata bagi Yahudi Haredi yang bertugas di pasukan Israel dan berada di lingkungan ultra-Ortodoks dan masyarakat umum, lapor Yediot Selasa kemarin.

http://img.salampos.com/uploads/2012/04/Zionis-anak2-Yahudi1.jpg

�Inisiatif ini akan memberikan respon terhadap kekurangan senjata di pusat-pusat populasi ultra-ortodoks,� kata Erdan, menjelaskan bahwa �warga sipil yang terampil menggunakan senjata api akan melipatgandakan kekuatan kami dalam perang terhadap serangan Palestina.�

Sebagai bagian dari proses ini, Asosiasi Haredi Nahal akan mengelola daftar layanan tempur veteran ultra-Ortodoks yang tinggal di klaster Haredi. Daftar akan ditransfer ke polisi untuk memutuskan siapa yang mendapat izin untuk membawa senjata.

Sumber