Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mengucapkan Kalimat �Yaa Ayyuhan Nafsul Muthmainnah� Ketika Ada Orang yang Meninggal


http://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/jenazah-ilustrasi-_120424175401-372.jpg

Pertanyaan:

Bila ada orang mati, sebagian orang mengucapkan, �Ya ayyuhan nafsul muthmainnah, irji�i ila rabbiki radhiyatam mardhiyyah (wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati puas lagi diridhai-Nya),� (surat Al-Fajr: 27-28). Bagaimana hukumnya?

Jawaban:


Pembacaan ayat tersebut tidak boleh ditujukan kepada orang tertentu karena hal ini berarti suatu kesaksian bahwa yang bersangkutan termasuk golongan tersebut. (Majmu� Fatawa wa Rasail, juz 3, hlm. 140, Syekh Ibnu Utsaimin)

http://cdn.klimg.com/dream.co.id/resources/news/2015/01/30/9807/664xauto-10-tahun-dikubur-mayat-mariam-masih-utuh-150130z.jpg

Sumber: Fatwa Kontemporer Ulama Besar Tanah Suci, Media Hidayah, cetakan 1, Tahun 2003.
Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !