Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Saudi: Pengerahan Pasukan Darat Untuk Lawan ISIS Bisa Saja Terjadi


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxfh0aFOO8Tjv1RGirEyHU2g9fsvOLrzuoCePWT9pO463O5GjiXe-tb1SzT4J_PDIGtiAELWNl3ohCysGiYxDRfR4tXQD5xVUCNDERKrjl-Tglu6TE0ZQhBAmJN6nA-08B02CIpTsJjfg/s1600/pasukan+khusus+saudi.jpg

ARAB Saudi mengharapkan lebih banyak negara yang bergabung dengan aliansi anti teroris yang baru dibentuk. Hal itu disampaikan Menlu Saudi Adel al-Jubeir pada briefing di Paris Selasa kemarin (15/12/2015), menambahkan bahwa pasukan darat mungkin disertakan untuk memerangi militan.

Al-Jubeir membuat pernyataan itu setelah Arab Saudi mengumumkan pembentukan koalisi militer Islam 34-negara untuk memerangi terorisme, sebuah langkah yang disambut baik oleh Amerika Serikat, lapor Al-Arabiya.

Sementara itu, Jubeir mengatakan aliansi Islam anti-teroris Arab Saudi akan berbagi informasi dan melatih, melengkapi serta memberikan kekuatan jika perlu untuk memerangi kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIV5JnD7tM5fClQ_QFjQ9yBLjMbamIL_H5QsmPRxXVxWwqF4GWAKE7cTinn9b_lMnCjafrbQKxDM6U3q2Zz3Bii-mYdDSM8FS81ZpJjl7x1-C5TkhABpOhygOpW0LtHFYLNWlx8PXr5U5S/s1600/16-06-13-494867645.jpg

Jubeir mengatakan aliansi negara Muslim baru ini akan bekerja dengan kekuatan besar untuk melawan militan, dengan mengatakan �sudah saatnya bagi dunia Muslim untuk bersatu melawan terorisme.�

Ketika ditanga ditanya apakah inisiatif dapat mencakup pengerahan pasukan di lapangan? Al-Jubeir mengatakan: �Itu tergantung pada permintaan yang datang, tergantung pada kebutuhan dan tergantung kemauan negara untuk memberikan dukungan yang diperlukan.�

Sumber